MEROGOH KOCEK PULUHAN JUTA DEMI HOBI Agustus 14, 2008
Posted by solusisurabaya in Belanja, Ikan Hias.Tags: ikan, Ikan Hias, pasar, pasar keputran, pasar tradisional, Surabaya
trackback
Tidak jauh dari kemelaratan seorang Qodari tukang becak yang hidupnya di atas becaknya, kaum berduit di Surabaya berbelanja ikan hias dengan harga mencapai Rp17 juta per ekor, suatu angka yang fantastis dibandingkan dengan penghasilan seorang Qodari Rp20.000 sampai Rp30.000 per hari.
Priyo, seorang pedagang ikan hias di Pasar Koyoon yang ditemui Kamis (14/8) mengaku, ikan hias yang dijualnya, umumnya sebagian dibeli oleh kaum kelas menengah ke atas dan sedikit oleh masyarakat kelas bahwa. Bagi masyarakat kelas bawa, ikan yang dibeli umumnya jenis neon dan tetra kecil yang murah, sementara kaum berduit bisa merogoh kocek hingga puluhan juta rupiah untuk sebuah hobi yakni memelihara ikan hias.
Terlepas dari harga ikan, bagi Priyo membuka usaha penjualan ikan hias jenis koi, arwana, tetra dan sebagainya, setidaknya memberikan penghasilan yang memadai, bahkan mempekerjakan orang lain, sehingga tidak membebani pemerintah Kota Surabaya.
[...] ditemui di Pasar Keputran Surabaya, Qodari mengisahkan kegetiran hidupnya yang ia jalani sendiri di Surabaya nan panas, jauh dari sang [...]